Khedira Semakin Dekat Ke Turin

samikhedirai

Demi menjaga trend positif, Juventus rela mengeluarkan dana untuk mendapatkan pemain pemain yang dianggap bisa menjaga keganasan di Serie A Italia.kali ini Si Nyonya tua (Julukan Juventus) ingin mendatangkan pemain asal German yang saat ini berseragam Real Madrid.

Khedira dianggap dapat menjadi tambahan amunisi untuk menggedor pertahanan lawan bagi Juventus.Dibawah pimpinan Masimo Allegri Juventus sudah memastikan 2 gelar yang sudah menjadi milik mereka yakni Piala Serie A Italia dan Copa Italia.Kemungkinan besar Juventus bisa meraih treble winner apabila Buffon dan kawan kawan mengalahkan FC Barcelona di ajang Final Liga Champions yang dihelat di Berlin mendatang.

Juventus tinggal selangkah lagi mendapatkan Sami Khedira. Kedua belah pihak hanya tinggal menuntaskan hitam di atas putih demi merampungkan kepindahan Khedira ke Turin musim depan.

Setelah tak memperpanjang kontraknya yang akan habis musim panas ini bersama Real Madrid, Khedira kemudian jadi incaran sejumlah klub Eropa. Namun, dari banyak peminat akhirnya Juve lah yang kini ada di posisi terdepan untuk mendapatkan pemain internasional Jerman tersebut.

Beberapa hari lalu muncul kabar bahwa Khedira sudah menjalani tes medis dan tinggal menuntaskan pembicaraan kontrak dengan Juve. Kabar tersebut benar adanya setelah Direktur Umum Bianconeri, Beppe Marotta, mengonfirmasi bahwa pihaknya cuma tinggal menuntaskan penandatanganan kontrak.

“Kami selangkah lagi mendapatkan Khedira dan akan mengumumkan secara resmi ketika kontrak sudah rampung,” ujar Marotta seperti dikutip Football Italia.

“Kami bergerak cepat dan gigih untuk mengejarnya karena dia punya semua yang kami butuhkan. Ini adalah tim juara dan kami mengambil seluruh kesempatan yang ada untuk meningkatkan kualitas skuat,” sambungnya.

Khedira memang tak lagi jadi pilihan utama di Madrid dalam dua musim belakangan karena kerap dihantam cedera. Musim ini pemain 28 tahun itu cuma tampil 17 kali dan tak mencetak satu gol pun.

Penjaga Gawang M.U Mendekat Dengan Santiago Bernabeu

degeaoliscarfafp

Spekulasi mengenai masa depan kiper Manchester United saat ini David De Gea semakin memanas.Kiper keturunan Spanyol ini pun kerap dipasangkan dengan raksasa La Liga Real Madrid. Kini ceritanya De Gea sendiri juga sudah menyetujui transfer tersebut.

Hanya menunggu kata “Deal” saja dari kedua tim maka dipastikan eks kiper Atletico ini pun menjadi milik Madrid seperti dilansir¬† Marca, media yang berbasis di Spanyol. Dalam sebuah artikelnya, Marca menyebut kini Madrid tinggal mencapai kata sepakat dengan MU saja untuk bisa benar-benar mendapatkan pemain berusia 24 tahun tersebut.

“‘Los Blancos’ dan De Gea sudah mencapai kesepakatan komprehensif, tetapi bagian tersulit dan berliku-liku masih harus dijalani: negosiasi dengan Manchester United,” klaim Marca.

De Gea saatini diyakini akan menjadi suksesor Iker Casillas, kiper El Real saat ini, di tim nasional Spanyol. Faktor kenegaraan itu disebut penting buat Presiden Madrid Florentino Perez dan orang-orang di sekelilingnya–bahwa pengawal gawang ‘Si Putih’ berikutnya juga menjadi kiper andalan di timnas.

Marca juga mengklaim bahwa, “Ketika De Gea menyadari Real Madrid serius ingin merekrutnya, ia pun urung memperpanjang kontrak dengan United, dengan kontraknya saat ini bertahan sampai 2016.”

Kabarnya Madrid bersedia membayar 30 juta euro untuk menebus De Gea dari Old Trafford. Tetapi The Red Devils diduga menginginkan nilai yang lebih tinggi menyusul performa apik kiper tersebut dalam dua musim terakhir. De Gea sendiri direkrut MU dari Atletico Madrid, rival sekota Madrid, dengan nilai transfer sekitar 17,8 juta poundsterling pada 2011 lalu.

Sebelumnya Manajer MU Louis van Gaal mengatakan timnya harus siap seandainya De Gea memang ingin pergi, walaupun ia menegaskan harapan kiper itu terus bertahan.

“Kami punya daftar kiper yang bisa menggantikannya karena kami harus selalu bersiap-siap,” ujar Van Gaal di BBC.

“Kami ingin dia bertahan dan saya berharap dia akan segera meneken kontrak baru,” lanjutnya.

“Ada tiga pihak yang terlibat dalam soal kontrak dan yang terpenting itu selalu pemain.”

“Tidak bergantung pada Manchester United, tidak juga saya, karena kami ingin dia meneken kontrak itu. Dia harus melakukannya, dia harus mengatakan bahwa dia ingin bertahan di Manchester United. Saya tidak tahu mengapa dia belum juga memutuskannya,” demikian Van Gaal.

Sambutan Bagus Yang Di Dapat Gerrard Dari Fans Chelsea

022034_chelsea

Kapten Liverpool, Steven Gerrard mendapat sambutan meriah dari para fans Chelsea.Dikabarkan sebelumnya bahwa pemain bernomor punggung 8 di Liverpool ini sudah pasti untuk meninggalkan Anfield dan Premier League setelah sisa pertandingan selesai.

Laga di Stamford Bridge, Minggu (10/5/2015) malam WIB tadi barangkali jadi sebuah momen campur aduk untuk Gerrard. Dia memulai pertandingan dengan berbaris bersama rekan-rekan setimnya untuk memberikan Guard of Honor kepada Chelsea, yang pekan lalu memastikan diri juara Premier League musim ini.

Saat digantikan oleh Lucas Leiva, Steven Gerrard mendapatkan tepukan meriah. Tidak hanya dari pendukung The Reds, tetapi juga dari pendukung Chelsea  dan Jose Mourinho tak ketinggalan memberikan penghormatan padanya.. Gerrard pun menanggapinya dengan sebuah komentar.

Gerrard dipasang sebagai starter pada laga Chelsea vs Liverpool yang dihelat di Stamford Bridge, Minggu (10/5) malam WIB. Kapten The Reds itu pun menciptakan satu gol lewat sebuah sundulan di menit ke-44, yang mana membuat kedudukan menjadi imbang 1-1.

Gerrard akhirnya bermain sampai menit ke-79 dan digantikan oleh Lucas. Ketika dia meninggalkan lapangan itulah para pendukung dari kedua kesebelasan memberikannya tepukan riuh sembari berdiri.

Standing ovation dari pendukung Liverpool tentu saja adalah hal yang wajar. Lain halnya dengan standing ovation dari pendukung Chelsea yang sedikit unik dan juga “aneh”. Sebab, sepanjang pertandingan ada juga pendukung Chelsea yang meledeknya. Beberapa bahkan mengangkat poster kecil bertuliskan “Caution” dengan gambar orang terpeleset –merujuk pada insiden terpelesetnya Gerrard ketika menghadapi Chelsea di Anfield musim lalu.

Gerrard mengaku tak ingin terlibat dalam sentimentalitas dengan pendukung Chelsea hanya karena diberikan standing ovation. Baginya, yang paling penting tetaplah dukungan dari pendukung tim sendiri.

“Saya tidak mau sampai terseret hingga mengucapkan selamat untuk fans Chelsea. Baguslah jika begitu, mereka akhirnya jadi lebih ramai untuk sesekali hari ini,” ujar Gerrard kepada Sky Sports.

“Saya lebih senang dengan sambutan dari pendukung Liverpool. Saya pikir, para pendukung Chelsea menunjukkan respek untuk beberapa saat, tapi mereka melumat saya sepanjang pertandingan.”

Kalah Dari Juventus, Gareth Bale Diklaim Main Tak Maksimal

gbaleisi

Bertandang ke Juventus Stadium , Madrid harus pulang dengan hasil tidak memuaskan. Dimana anak asuh Carlo Ancelotti harus menelan kekalahan dari Si Nyonya Tua.

Pemain termahal dunia “Gareth Bale” dinilai tampil buruk pada laga Juventus vs Real Madrid di Juventus Stadium, Rabu (6/5) dinihari WIB. Pemain asal Wales itu bahkan dianggap tidak berperan sama sekali pada pertandingan tersebut.

Bale duet bersama dengan Ronaldo, dijadikan tumpuan untuk menggempur lini pertahanan Juventus. Tanpa adanya penyerang murni, pelatih Madrid, Carlo Ancelotti, menempatkan keduanya sebagai pemain depan Madrid, yang pada laga dinihari tadi tampak bermain dengan formasi 4-4-2.

Untuk mengisi lini tengah, Ancelotti menurunkan Isco di sayap kiri dan James Rodriguez di sayap kanan. Sementara, Toni Kroos dan Sergio Ramos diplot sebagai gelandang tengah.Posisi Sergio Ramos kembali diturunkan sebagai gelandang yang sebenarnya adalah pemain belakang.

Dengan formasi demikian, Madrid lebih banyak mengandalkan serangan dari pinggir lapangan. Tidak jarang, Bale bergerak ke sisi kiri (pada babak pertama) dan ke sisi kanan (pada babak kedua) untuk kemudian melepaskan umpan silang.

Sialnya buat Madrid, gaya main ini seakan mematikan Bale. Ditambah lagi, barisan pertahanan Juventus bermain rapat. Eks pemain Tottenham Hotspur itu memang beberapa kali sukses melepaskan umpan silang, namun jarang ada yang menemui rekan sendiri.

Minimnya kontribusi Bale terlihat pada catatan statistik. Selama 86 menit bermain, Bale hanya melepaskan satu tembakan, menyentuh bola sebanyak 32 kali, hanya melepaskan 18 operan, dan nol menciptakan peluang.

Tidak heran jika eks kapten Manchester United yang kini juga jadi komentator, Roy Keane, menilai Bale seperti menghilang.

“Anda tidak bisa menang dengan 10 pemain. Gareth Bale tidak memberikan apa-apa untuk Real Madrid malam ini,” ujar Keane kepada BBC.

Keane juga menilai, Bale kurang berani melakukan tusukan dari pinggir dengan dribel. Padahal, justru di situlah kemampuan aslinya terletak.

“Salah satu alasan dia didatangkan oleh Real Madrid adalah keberaniannya dalam menggiring bola melewati pemain. Sayangnya, tidak sekali pun dia melakukan itu malam ini,” kata Keane.

Bale akhirnya digantikan oleh Jese pada menit ke-86. Ancelotti sempat berusaha mengubah bentuk timnya dengan memasukkan Javier ‘Chicharito’ Hernandez –yang merupakan penyerang murni– pada menit ke-65.

Namun, hal itu tidak banyak membantu. Chicharito malah kerap terlihat bermain melebar ke sisi kiri dan Madrid pun tetap mengandalkan umpan-umpan silang untuk menciptakan peluang.

Madrid kalah 1-2 pada pertandingan tersebut. Juventus unggul lebih dulu lewat gol Alvaro Morata di menit kesembilan, sebelum Ronaldo menyamakan kedudukan untuk Madrid di menit ke-27.

Kemenangan Juventus ditentukan oleh penalti Carlos Tevez di menit ke-58. Penalti tersebut diberikan akibat pelanggaran yang dilakukan Dani Carvajal terhadap Tevez sendiri.