Bandar Judi Bola Sbobet Tertangkap Lagi

Polisi reskrim polda metrojaya meringkus 12 tersangka kasus judi bola online dari dalam dan luar negeri yang bernilai Rp 21 miliar. Bagaimana modus kasus judi bola tersebut tersebut?

bandar judi bola

Polda Metro Jaya Kombes Khrisna Murti membeberkan modus judi bola online dalam jumpa pers di Polda Metro Jaya, Sabtu (1/9/2016).

Keduabelas anggota kerja dari bandar judi terlihat menundukkan kepala mereka saat para wartawan meliput berita tersebut .Perasaan menyesal timbul karena ulah kriminal mereka.

Salah seorang tersangka bernama andi alias AD menerima pemasangan judi bola dari para pemain dengan memanfaatkan fasilitas website sbobet . Tersangka mengirimkan atau mempertaruhkan hasil judi bola dari para pemain kepada bandar judi online luar negeri .

“Perhitungan kalah atau menang dihitung secara langsung antara pemain dengan tersangka AD,” kata dia.

Kemudian tersangka lainnya ZZ yang merupakan agen judi bola dan M yang merupakan karyawannya, memberikan rekening untuk menampung hasil judi online tersebut .

“Modusnya mereka memakai rekening tampungan dengan nama palsu dan KTP palsu,” kata Khrisna.

Menurut Khrisna, operasi ini tidak tentu. Ada yang beroperasi satu tahun atau bulanan. Sedangkan para penjudi umumnya hanya coba-coba untuk melakukan hal tersebut.

Polisi telah menyita barang bukti antara lain 4 unit token sebuah bank, 1 kalkulator, 4 unit flashdisk, 9 unit telepon dan ponsel, dan 3 laptop. Para tersangka telah ditangkap dan dihadirkan dalam jumpa pers.

“Dijerat pasal 303 ayat 1 dan 2 KUHP,” tutur Khrisna. Polda metro berniat menyapu bersih praktik judi bola online di tanah air. Polisi cyber crime sudah membentuk satuan khusus untuk itu .