Bukti Ketajaman Si Nyonya Tua

Bianconerri

Si Nyonya Tua (Juventus) berhasil meraih kemenangan tipis 1-0 atas AS Roma di Juventus Stadium, 25/1/2016. Paul Pogba menganggap hasil positif tersebut menjadi bukti bahwa La Vecchia Signora memiliki karakter kuat sebagai calon juara Liga Italia (Scudetto).

Meski sempat dibuat kehilangan akal untuk menembus pertahanan Roma, Juventus akhirnya bisa mencetak gol pada menit 77 melalui Paulo Dybala. Itu menjadi gol kedelapan yang dicetak mantan bintang Palermo tersebut dari 10 pertandingan terakhir.

Kemenangan atas Roma sekaligus memperpanjang tren kemenangan Juventus menjadi 11 pertandingan. Fidenzata d’Italia pun terus menempel sang capolista, Napoli, dengan keterpautan dua angka.

“Kami belum meraih apa pun. Perburuan titel juara Serie A belum berakhir. Kami harus terus bermain seperti ini yaitu dengan karakter yang kaya, tapi tetap memberikan respek kepada pihak lawan,” kata Pogba, seperti dikutip SBOBET, Senin (25/1/2016).

“Napoli sedang tampil sangat bagus, tapi kami harus memikirkan diri sendiri. Saya pikir, kami telah menunjukkan karakter yang kaya di laga melawan Roma. Kami telah lama menunggu hingga gol tercipta,” lanjutnya.

Sedangkan Giorgio Chellini menilai harapan AS Roma untuk meraih scudetto sudah kandas setelah kalah dari Juventus. Menurut catatav data situs sbobet ,Roma disebutnya butuh dewi fortuna untuk memenangkan Ajang terserbut

Akibat hasil tersebut, Roma tertahan di peringkat kelima klasemen dengan 35 poin. Giallorossi kini tertinggal 12 angka dari Napoli yang memimpin klasemen dan 10 angka dari Juve.

Chiellini menilai Roma masih ada dalam persaingan menuju scudetto apabila menang dari Juve kemarin. Tapi dengan kekalahan, peluang Roma untuk menjadi juara dinilai Chiellini sudah sangat tipis.

“Jika Roma mendapat hasil melawan kami, mereka masih punya peluang untuk kembali masuk ke persaingan, tapi sekarang dengan selisih 10 poin dari kami dan 12 poin dari Napoli, butuh keajaiban,” ujar Chiellini kepada Sky Italy seperti dikutip Soccerway.

Di papan atas, Juve yang punya 45 poin menempel Napoli dengan selisih hanya dua poin. Sementara itu, Fiorentina dan Inter Milan juga ikut meramaikan persaingan, cuma terpaut empat angka dari Bianconeri.

Chiellini mengakui kalau Napoli saat ini lebih kuat dari rival-rivalnya. Di sisi lain, bek internasional Italia itu juga mewaspadai ancaman Fiorentina dan Inter.

“Tim-tim lain sangat dekat, jadi apapun bisa terjadi. Jelas bahwa sekarang Napoli selangkah di depan, mereka di depan semuanya yang disebut favorit,” lanjut Chiellini.

“Tapi mencoret Inter dan Fiorentina sepertinya salah. Inter adalah tim hebat yang diisi pemain-pemain juara dan Fiorentina bisa mengalahkan siapapun dengan antusiasme yang mereka tunjukkan di awal musim, tapi sudah sedikit kehilangan itu. Jika mereka bisa menjaga semangat itu untuk waktu yang lama, mereka bisa menimbulkan masalah untuk siapa saja,” katanya.